• Senin, 15 Agustus 2022

Aplikasi TeleJemaah Untuk Mempermudah Petugas Memantau Kesehatan Jemaah Haji

Andri B.Soleh
- Minggu, 5 Juni 2022 | 18:00 WIB
Aplikasi TeleJemaah membantu petugas memantau kesehatan Jemaah  (Kemenag)
Aplikasi TeleJemaah membantu petugas memantau kesehatan Jemaah (Kemenag)
NOLMETER.COM - Kementerian Kesehatan RI melalui Pusat Kesehatan Haji telah membuat aplikasi bernama TeleJemaah Puskes Haji dan akan digunakan pada pelaksanaan ibadah haji tahun ini. Aplikasi itu dapat mempermudah petugas kesehatan dalam memantau kondisi kesehatan jemaah haji berisiko tinggi.
 
Aplikasi TeleJemaah hanya diberlakukan pada jemaah haji berisiko tinggi. Kepala Pusat Kesehatan Haji dr. Budi Sylvana, M.A.R.S mengatakan Fitur dalam aplikasi itu terdiri dari input data kesehatan sampai dengan galeri dan artikel.
 
''Tujuannya sebagai media edukasi secara elektronik yang berbentuk aplikasi berbasis Android saat ini dan aplikasi ini sudah tersedia di Play Store dan bisa di download gratis,'' katanya.
 
Pada menu aplikasi terdapat input data kesehatan yang terdiri dari tekanan darah, gula darah, saturasi oksigen, suhu tubuh, sampai keluhan. Menu pada aplikasi tersebut bisa dimanfaatkan oleh jemaah haji dan bisa meminta bantuan petugas kesehatan jika diperlukan.
 
 
Pada aplikasi itu juga terdapat informasi vaksinasi. Ini adalah data vaksinasi yang sudah dilakukan oleh jemaah haji di kabupaten/kota atau Puskesmas pada saat melakukan vaksinasi terutama meningitis. Data tersebut didapat dari data yang diinput dari Sistem Komputerisasi Haji Terpadu Bidang Kesehatan (Siskohatkes).  Data-data yang sudah ada di Tele Jamaah tidak bisa diubah karena sudah diinput di dalam Siskohatkes.
 
''Jadi tinggal kita integrasikan data yang ada di Siskohatkes dengan TeleJemaah haji sebagai informasi jemaah haji kita sudah divaksinasi. Jadi lebih transparan sifatnya,'' ucap dr. Budi.
 
Dalam aplikasi ini juga tercantum obat yang sering dibawa oleh jemaah haji. Melalui aplikasi ini juga jemaah haji bisa  menghubungi langsung petugas kesehatan yang menyertai jemaah di dalam suatu kloter. Jemaah bisa menghubunginya langsung via Whatsapp.
 
''Nanti kita masukkan nomor kontak petugas ke dalam aplikasi Tele Petugas. Nama aplikasinya Tele Petugas ini connect dengan TeleJemaah. Aplikasi Tele Petugas berfungsi untuk memantau jemaah haji berisiko tinggi,'' kata dr. Budi.
 
 
Pada TeleJemaah ada pula fitur perkiraan cuaca, fitur ini sebagai early warning system untuk menghadapi cuaca ekstrem di Arab Saudi. Jemaah haji akan mendapatkan imbauan terkait apa yang harus dilakukan di antaranya minum sebelum haus.
 
Ada pula tombol bantuan, ini nyambung ke Tele Petugas. Nanti akan bisa dilihat titik koordinatnya jemaah ini oleh petugas terdekat, itu akurasinya sekitar 4 meter.
 
Terhubung dengan Wrist Band
 
Aplikasi TeleJemaah terhubung dengan wrist band yang dipakai di pergelangan tangan jemaah. Wrist band berbentuk seperti smart watch dan terhubung dengan aplikasi TeleJemaah pada ponsel pintar milik jemaah haji.
 
Perangkat ini difasilitasi oleh Kementerian Kesehatan khusus bagi jemaah haji berisiko tinggi. 
Pada wrist band terdapat data kondisi kesehatan jemaah haji yang didapat melalui infra merah. Data itu kemudian terhubung ke TeleJemaah dan Tele Petugas.
 
 
Pengiriman data ini sifatnya otomatis. Jadi begitu dia tensinya normal misalnya 120/80, begitu tensinya di atas itu misal 150 akan memberikan sinyal bunyi di Tele Petugasnya. Tele Petugas itu bisa memantau semua hasil, semua instrumen yang ada di TeleJemaah, tutur dr. Budi.

Editor: Andri B.Soleh

Sumber: kemenkes

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kemenag Rilis Lagu Gembira 'Hari Anak Nasional'

Selasa, 9 Agustus 2022 | 18:00 WIB

Kemenag Lahirkan 17 Guru Besar Baru PTK

Minggu, 7 Agustus 2022 | 18:00 WIB

Menkes Budi Bakal Bentuk BGSi, Apa Itu?

Selasa, 2 Agustus 2022 | 10:30 WIB

SATUSEHAT Membuat Pasien Praktis Saat Berobat

Rabu, 27 Juli 2022 | 18:00 WIB
X