• Sabtu, 2 Juli 2022

Ramadhan Nugraha, Mahasiswa Difabel Unpad Yang Bermimpi Jadi Penemu

Andri B.Soleh
- Rabu, 13 April 2022 | 18:00 WIB
 Ramadhan Nugraha (21), mahasiswa Program Studi Teknik Elektro Fakultas MIPA Universitas Padjadjaran  (Humas Unpad/ Dadan triawan)
Ramadhan Nugraha (21), mahasiswa Program Studi Teknik Elektro Fakultas MIPA Universitas Padjadjaran (Humas Unpad/ Dadan triawan)

NOLMETER.COM - Memiliki keterbatasan fisik tidak membuat mimpi menjadi tidak bisa dijangkau. Justru keterbatasan harus dilawan dengan asa yang yang tebal, dan jadi pendorong untuk maju. 

Salah satunya dialami Ramadhan Nugraha (21), mahasiswa Program Studi Teknik Elektro Fakultas MIPA Universitas Padjadjaran yang memiliki memiliki mimpi besar untuk menciptakan alat yang mampu membantu penyandang disabilitas. Tekad dan semangat Dhani, sapaan akrabnya, yang merupakan mahasiswa penyandang tuna rungu, diceritakan di laman Unpad sebagai  Ramadhan Nugraha mahasiswa difabel Unpad yang bermimpi jadi penemu .

Kesukaannya pada ilmu fisika berhasil membawa Dhani lolos menjadi mahasiswa Teknik Elektro Unpad pada 2020 silam. Hal ini tidak lepas dari dukungan orang tua dan arahan guru waktu SMA-nya yang menyarankan untuk mengambil program studi tersebut.

“Waktu SMA tidak semua pelajaran saya bisa. Ada beberapa yang hasilnya bagus. Saya konsultasi sama guru. Ternyata guru kasih tahu kalau saya bisa mengambil fisika atau elektro. Saya pilih Teknik Elektro Unpad dan alhamdulillah keterima,” kata Dhani yang diterjemahkan ibunya Winni Agustiani kepada Kanal Media Unpad.

Baca Juga: Umur 15 Tahun, Maziyah Sakinah Jadi Mahasiswi Unpad Termuda

Bagi Dhani, fisika merupakan ilmu yang mudah dipahami. Ia juga menaruh ketertarikan pada robotika. Menginjak masa kuliah, aktivitas penelitian merupakan aktivitas yang paling disukainya. Karena itu, tidak heran jika mimpinya adalah ingin menjadi penemu dan menciptakan alat berguna bagi banyak orang, khususnya bagi penyandang disabilitas.

“Dari kecil saya ingin sekali membuat mobil terbang hingga mengembangkan pembangkit listrik dari energi berbeda dengan yang ada saat ini. Intinya ingin membuat yang dibutuhkan orang di masa depan,” tuturnya.

Kendati berhasil diterima di Prodi Teknik Elektro, Dhani sempat khawatir bagaimana menjalin komunikasi dengan dosen maupun teman-temannya. Keterbatasan pendengaran dan wicara menjadi penghambatnya kala itu. 

Sang ayah, Dr. Teguh Husodo, M.Si., mencoba berbicara dengan pimpinan Prodi Teknik Elektro Unpad saat itu. Gayung bersambut, Prodi Teknik Elektro Unpad menyatakan siap menerima dan melakukan pendampingan akademik terhadap Dhani.

Baca Juga: Anak Madrasah Kembali Unjuk Prestasi, Hilman Dan Ismu Daud Diterima Di Universitas Dunia

Halaman:

Editor: Andri B.Soleh

Sumber: Unpad

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Waspadai Penyakit Cacar Monyet, Seperti apa itu

Selasa, 31 Mei 2022 | 17:00 WIB
X