• Jumat, 2 Desember 2022

Deodorant Penghilang Bau Badan Ini Ternyata Dari Daun Belimbing

Andri B.Soleh
- Minggu, 12 September 2021 | 16:00 WIB
Deodorant dari belimbing buatan mahasiswa (Dok. Unair)
Deodorant dari belimbing buatan mahasiswa (Dok. Unair)

Daun belimbing sayur atau belimbing wuluh yang kecut  di tangan mahasiswa Universitas Airlangga Surabaya ternyata bisa menjadi produk deodorant penghilang bau badan.

Deodorant sebenarnya adalah sediaan kosmetika yang mengandung antiseptic, untuk menahan atau mengurangi dekomposisi bakteri sehingga dapat mengontrol bau badan. Deodorant sendiri dapat dibuat dari bahan herbal maupun sintetis. Namun, bahan dari herbal ternyata relatif lebih aman.

Mahasiswa Keperawatan Universitas Airlangga ternyata cukup jeli dengan kegunaan  daun belimbing wuluh   wuluh yang ternyata memiliki fungsi sebagai antibakteri ini. Mereka lantas memproses daun belimbing wuluh ini dengan lavender menjadi  produk  deodorant semprot alami. Produk ini mengandung bahan alam yang unik dan belum ada di pasaran.

Baca Juga: Biofarma Produksi Test PCR Tanpa Colok Hidung

Ketua tim mahasiswa, Iswatun Hasanah  mengakui deodorant bermerk  DEOAVBI  ini untuk meningkatkan nilai  dari daun belimbing sayur.  Membuka mata masyarakat, daun belimbing bisa menjadi  produk inovatif yang bernilai ekonomis.

“ Dengan adanya produk ini, harapan nantinya kami dapat memasarkannya di Surabaya kemudian bisa diperluas ke seluruh Indonesia,  agar masyarakat umum kenal khasiat dari daun belimbing sayur dan lavender sebagai deodorant yang alami,” ucap Iswatun.

Baca Juga: Mahasiswa IPB Ini Ciptakan Sop Krim Instan dengan Kemasan Unik

Walau masih rintisan, produk DEOAVBI ditawarkan dengan desain yang menarik, praktis, dan mudah digunakan sehingga mudah dibawa.  Selain itu, produk ini dijual dengan harga yang terjangkau.

Ide pembuatan deodorant ini ternyata  berhasil membawa mereka lolos pendanaan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) 2021 oleh Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia. Iswatun menyebutkan dari produksi deodorant ini, timnya belajar banyak, mulai tentang penulisan proposal, keuangan, penjualan, dan marketing penjualan.

 

Halaman:

Editor: Andri B.Soleh

Sumber: Humas Unair

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Siswa Madrasah Kalteng Raih Prestasi Catur Internasional

Selasa, 6 September 2022 | 18:00 WIB

Semua Santri Mahasina Dinyatakan Lulus Seleksi PTN

Senin, 5 September 2022 | 18:00 WIB
X