• Jumat, 2 Desember 2022

Biofarma Produksi Test PCR Tanpa Colok Hidung

Andri B.Soleh
- Sabtu, 11 September 2021 | 16:00 WIB
Bio Saliva, alat test PCR dengan cara kumur (Dok; Kemenkes)
Bio Saliva, alat test PCR dengan cara kumur (Dok; Kemenkes)

 

Biasanya test PCR (Polymerase Chain Reaction)   membuat  sebagian orang tidak nyaman, terutama anak atau orang tua. Maklum untuk mendapatkan sampel, petugas harus mencolokkan alat ke dalam lubang hidung.  Cara ini, walau memakan waktu sebentar , namun tetap mengganggu.

Tapi jangan kawatir, kini PT. Biofarma mulai  memproduksi alat diagnosis COVID-19 dengan metode kumur. Alat yang dinamai BioSaliva  ini diklaim nyaman saat digunakan.

Pengguna BioSaliva dianjurkan tidak makan selama 1 jam sebelum berkumur. BioSaliva digunakan dengan cara  berkumur di bagian tenggorokan dalam.

Sebelum berkumur, pengguna BioSaliva dianjurkan batuk sedikit untuk mengeluarkan dahak tanpa dibuang. Selanjutnya masukan cairan kumur yang tersedia dalam kemasan BioSaliva ke dalam mulut dan mulai berkumur.

Cairan kumur  kemudian dikeluarkan  dari dalam mulut ke dalam wadah. Campurkan dengan larutan pencampur yang juga tersedia dalam kemasan. Kemudian kocok dan sampel siap dites di laboratorium.

Alat tes ini  diklaim memiliki sensitifitas hingga 95% sehingga dapat digunakan sebagai alternatif selain menggunakan PCR Kit. Media pembawa virus ini berfungsi mendeteksi RNA Sars-CoV2 penyebab COVID-19 dengan metode RT PCR menggunakan sampel gargled saliva.

Baca Juga: Kota Bogor Juara, Capaian Vaksinasinya Tertinggi Di Jawa Barat

Produk ini menjawab tantangan laboratorium klinis akan kebutuhan testing dengan kondisi lapangan di Indonesia, yang umumnya jauh dari fasilitas kesehatan. Diharapkan pula, tes PCR dengan metode kumur ini dapat berkontribusi dalam meningkatkan kapasitas tracing nasional.

Ini dianggap lebih praktis, karena  proses pengambilan sampel dapat dilakukan di area non-medis dengan pengawasan tenaga kesehatan, sehingga mengurangi kerumunan dan menghindari kontak. Proses pengambilan sampel yang praktis juga memungkinkan pengambilan sampel dalam jumlah yang sangat besar tanpa perlu menambah tenaga medis.

Halaman:

Editor: Andri B.Soleh

Sumber: Kemenkes RI

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Siswa Madrasah Kalteng Raih Prestasi Catur Internasional

Selasa, 6 September 2022 | 18:00 WIB

Semua Santri Mahasina Dinyatakan Lulus Seleksi PTN

Senin, 5 September 2022 | 18:00 WIB
X