• Jumat, 2 Desember 2022

Ternyata Ada Biskuit Sapi , Supaya Hasil Susunya Melimpah

Andri B.Soleh
- Senin, 6 September 2021 | 14:00 WIB
Ilustrasi sapi perah (Pixabay/Wolfgang Ehrecke )
Ilustrasi sapi perah (Pixabay/Wolfgang Ehrecke )

Ternyata sapi juga punya biskuit untuk menambahkan zat gizi agar sapi bisa menghasilkan susu lebih banyak. Suplemen sapi temuan mahasiswa IPB  yang diberi nama Biscow ini,  terbukti bisa membuat sapi lebih produktif.

Ini diakui salah satu peternak sapi perah di Bogor, Ahmad, yang telah menggunakan biskuit ini untuk suplemen sapinya.  Ahmad mengaku bahwa suplemen temuan BISCOW berhasil meningkatkan produksi susu  hingga 600 mililiter, padahal sapinya sedang bunting.

" Kurva laktasi sapi perah harusnya menurun ketika bunting, namun Biscow ternyata berpotensi meningkatkan produksi susu lebih banyak. Selain itu, Biscow dinilai merupakan produk yang praktis, hemat, dan cocok digunakan oleh peternak skala kecil hingga besar," ungkap Angga Firmansyah, ketua tim mahasiswa yang membuat Biscow.

Angga menjelaskan inovasi biskuit pakan ternak yang dibuatnya dapat meningkatkan produktivitas susu tinggi asam linolenat dan Omega-6. Biskuit ini juga berperan sebagai imunomodulator pada sapi perah

Biscow, biskuit sapi ciptaan mahasiswa IPB (Dok Humas IPB Univesity)

Biscow memiliki empat manfaat utama bagi sapi. Manfaat tersebut adalah menjaga kekebalan imun sapi perah, meningkatkan produktivitas susu h, meningkatkan kualitas susu yang tinggi asam linolenat dan omega-6 dan menjaga sistem pencernaan sapi.

Biskuit ini terbuat dari biomassa jagung, probiotik, molases, bungkil jintan hitam, sargasum, gaplek, dan crude palm oil (CPO). Biomassa jagung berfungsi untuk melindungi kandungan nutrisi dari degradasi rumen. Adapun probiotik yang digunakan adalah Bacillus sp. dan S. cerevisiae yang diketahui berdampak baik bagi pencernaan serta sistem imun ruminansia. 

Baca Juga: Kerennya Mesin Panen Jambu Buatan Mahasiswa IPB

Molases digunakan untuk meningkatkan palatabilitas ternak terhadap Biscow. Sementara itu, bungkil jintan hitam mengandung protein kasar, asam linolenat, dan omega-6 yang tinggi serta senyawa bioaktif thymoquionone yang bersifat imunomodulator. Adapun sargasum memiliki kadar mineral dan antioksidan yang tinggi sehingga baik untuk kesehatan ruminansia. Sargasum juga mampu menghambat kerusakan yang ditimbulkan oleh radikal bebas pada produk pakan yang mengandung minyak.

Halaman:

Editor: Andri B.Soleh

Sumber: Humas IPB University

Tags

Terkini

Siswa Madrasah Kalteng Raih Prestasi Catur Internasional

Selasa, 6 September 2022 | 18:00 WIB

Semua Santri Mahasina Dinyatakan Lulus Seleksi PTN

Senin, 5 September 2022 | 18:00 WIB
X