• Kamis, 1 Desember 2022

Kabar dari Cianjur: Bocah Ini Berhasil Dievakuasi setelah Tiga Hari Terjebak di Reruntuhan

- Kamis, 24 November 2022 | 16:27 WIB
Bocah 5 tahun berinisial A dievakuasi setelah tiga hari terjebak di reruntuhan gempa Cianjur (Ayo Jakarta Com)
Bocah 5 tahun berinisial A dievakuasi setelah tiga hari terjebak di reruntuhan gempa Cianjur (Ayo Jakarta Com)

NOLMETER.COM - Dilansir dari Media Indonesia, pada Rabu (23/11) tim gabungan TNI dan Polri berhasil mengevakuasi korban gempa Cianjur yang merupakan seorang anak kecil berusia 5 tahun. Bocah tersebut terjebak di reruntuhan bangunan selama tiga hari. Lokasi ditemukannya anak kecil berinisial A itu berlokasi di Kampung Rawacina, Desa Nagrek.

Dalam keterangan resminya, Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo menyatakan, “Jadi, dalam proses pencarian, Rabu (23/11), tim di lapangan, saat membongkar puing-puing ternyata menemukan seorang korban anak berusia 5 tahun, alhamdulillah masih hidup. Anak itu kemudian langsung diberikan pengecekan dan bertemu dengan orangtuanya.”

Sampai saat ini masih dilakukan pencarian atas korban-korban lainnya. Dilaporkan masih ada 40 orang korban hilang dalam tragedi gempa bumi yang mengguncang Cianjur pada Senin (21/11) lalu. Pihal Polri mengerahkan porsonel Brimob hingga anjing pelacak atau K9. Menurut Dedi, proses pencarian dan evakuasi akan diteruskan dengan kolaborasi lima sektoral, seperti BNPB, Basarnas, TNI, Polri, dan para relawan terkait.

Baca Juga: Indonesia Kekurangan 130 Ribu Aktif, Menkes Sarankan Buka Fakultas Kedokteran di Daerah-daerah

Gempa bumi berkekuatan 5.6 Magnitudo di Cianjur ini memiliki dampak besar sehingga banyak menelan korban dan menimbkan banyak kerugian. Dilansir dari Tempo.co, sampai Rabu (23/11) menurut Kepala BNBP Suharyanto total jumlah korban meninggal dunia yang ditemukan adalah sebanyak 271 orang. Sementara itu ribuan rumah mengalami kerusakan ringan hingga parah.

Namun, menurut Suharyanto, jumlah korban di atas belum termasuk korban yang meninggal yang langsung dikebumikan oleh keluarganya. “Oleh karena itu besok pagi kita akan telusuri terkait pendataan warga yang meninggal dan langsung dimakamkan,” terangnya.

Sementara itu untuk korban luka-luka, terdapat sebanyak 2.043 orang. “Korban luka bertambah jadi 2.043 orang. Mereka dirawat di rumah sakit dan posko-posko” ujar Suharyanto, “sementara yang mengungsi sekitar 61.908 orang.” Ia juga turut merinci jumlah rumah warga yang mengalami kerusakan akibat gempa. “Rumah rusak ada 56.320. untuk yang rusak ringan ada 22.090, sedang 11.641 dan rumah rusak berat ada 22.241 buah.”

Masih menurut Suharyanto , jumlah kecamatan yang terdampak juga semakin bertambah. Saat ini sebanyak 15 kecamatan di Cianjur terdampak gempa. Kecamatan-kecamatan teresebut di antaranya adalah Cianjur, Karangtengah, Warungkondang, Cilaku, Gekbrong dan Cibeber. Kemudian kecamatan Sukaluyu, Seukaresmi, Pacet, Bojongpicung, Cikalongkulon, Mande, Cipanas dan Haurwangi juga ikut terdampak.

Baca Juga: Kylian Mbappe Percikan Prancis sebagai Juara Berkuasa Mulai Pertahanan dengan Gelar

Halaman:

Editor: Linggar Rimbawati

Sumber: Tempo.co, Media Indonesia

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ruas Jalan Cipanas - Cianjur Telah Terbuka!

Selasa, 22 November 2022 | 18:12 WIB

Istana Pindah, Pohon Beringinnya Menyusul

Selasa, 22 November 2022 | 13:55 WIB
X