• Selasa, 7 Februari 2023

DPR RI Tekankan Pemerintah Sosialisasikan Dana Peremajaan Sawit dengan Jemput Bola

- Minggu, 27 November 2022 | 16:13 WIB

NOLMETER.com - Anggota Komisi XI DPR RI Bertu Merlas di Sumatera Selatan pada 18/11/2022 mengatakan kurangnya sosialisasi pemberian dana PSR oleh pemerintah.

Adapun koordinasi dan pemberian dana PSR ini dilakukan melalui Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit.

Untuk program tahun 2015-2022, anggarannya sebesar 7.05 triliun rupiah.

"Banyak masyarakat yang butuh replanting sawit, khususnya di Sumsel. Karena saya Dapil-nya sumsel itu banyak yang butuh, namun informasi tentang BPDPKS itu kurang. Sehingga, mereka tidak dapat program (PSR) ini.

Itu saya menjadi sangat bersalah, karena saya kurang menginformasikan pada petani sawit mandiri," jelasnya.

Baca Juga: Petani Sawit Mandiri Kalah Saing dengan Plasma Perusahaan Soal Dapat Dana Peremajaan Pemerintah

Bertu Merlas adalah anggota Komisi XI DPR RI yang berasal dari Fraksi PKB.

Bertu mengatakan kinerja BPDPKS dalam pengelolaan dana kelapa sawit di program PSR sudah baik. Hanya saja BPDPKS perlu memberikan informasi yang seluas-luasanya kepada masyarakat terkait program replanting sawit di Sumatera Selatan terutama pada masyarakat di desa-desa.

Sedangkan anggota Komisi XI DPR RI lainnya, Hendrawan Supratikno mengatakan:

"Sosialisasi (PSR perlu) ditingkatkan. Sistem BPDPKS juga harus jemput bola, jangan menunggu. Supaya dana (PSR) itu penting terserap oleh rakyat. Karena peremajaan sawit ini penting, kalau tidak nanti kelapa sawit kita tua. Pada saat nanti produksi dan produktivitasnya menurun, padahal sawit sudah menjadi andalan sebagai penerima devisa terbesar di Indonesia." ***
Baca Juga: Komisi XI DPR RI Harapkan Pemerintah Ubah Aturan PSR Demi Jaminan Pasokan Sawit

Halaman:

Editor: Patricia P.

Sumber: instagram

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X