• Kamis, 1 Desember 2022

Bima Arya Temui Menpan-RB, Perjuangkan Nasib Tenaga Honorer

Andri B.Soleh
- Selasa, 13 September 2022 | 10:30 WIB
Wali Kota Bogor yang juga Ketua Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia ,  Bima Arya melakukan pertemuan dengan Menpan RB Azwar Anas (Pemkot Bogor)
Wali Kota Bogor yang juga Ketua Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia , Bima Arya melakukan pertemuan dengan Menpan RB Azwar Anas (Pemkot Bogor)

NOLMETER.COM- Wali Kota Bogor yang juga Ketua Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) Bima Arya melakukan pertemuan dengan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Abdullah Azwar Anas di Jakarta, Senin (12/9).

Selain pengurus APEKSI, hadir juga dalam rapat koordinasi tersebut dari Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI), Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI), Lembaga Administrasi Negara (LAN) dan Badan Kepegawaian Negara (BKN).

"Pertemuan ini adalah untuk mencari solusi atas persoalan rencana pengurangan non-ASN atau honorer," ungkap Bima Arya.

Baca Juga: APEKSI Beri Masukan ke Pemerintah Pusat Soal Penghapusan Tenaga Honorer

Bima menjelaskan, dalam pertemuan tersebut dibahas mengenai percepatan proses pemetaan, validasi data, dan menyiapkan roadmap penyelesaian persoalan tenaga honorer.

"Kami bahas tahapan-tahapannya dan bagaimana memperjuangkan agar pelayanan publik bisa berjalan, tenaga honorer yang sudah lama bisa diperjuangkan dan kebutuhan-kebutuhan dasar seperti pendidikan dan kesehatan bisa dipenuhi," ujar Bima.

Untuk menyusun hal-hal secara intens dan detail, kata Bima, disepakati pula pembentukan tim kecil antar lembaga. "Kami optimis ada titik temu yang menjadi kesepakatan bersama yang menjadi panduan untuk pemerintah daerah," katanya.

Sementara itu, Menpan-RB Abdullah Azwar Anas menerangkan, tim kecil yang dibentuk dalam rakor tersebut untuk merumuskan poin-poin secara teknis dari apa yang menjadi aspirasi di daerah.

"Perlu ada keputusan besar. Satu dua hari ini bertemu lagi. Jadi tidak harus nunggu minggu depan. Ini membutuhkan waktu, pikiran dan tenaga. Bagaimana kita membuat rumusan yang ringan dan tidak njlimet tapi ini jadi alternatif dan tetap merespon persoalan tadi," ujar Azwar Anas.

Anas menegaskan persoalan ini adalah masalah bersama. Bukan hanya masalah yang diselesaikan oleh satu atau dua instansi. Pertemuan kali ini bertujuan untuk menampung masukan dari kepala daerah, serta menyamakan persepsi terhadap penyelesaian tenaga non-ASN.

Halaman:

Editor: Andri B.Soleh

Sumber: Pemkot Bogor

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pemberian Anugerah Reksa Bandha oleh Sri Mulyani

Sabtu, 26 November 2022 | 23:47 WIB

Tertib, Pelaksanaan Muktamar di Surakarta Bebas Sampah

Senin, 21 November 2022 | 12:39 WIB
X