• Sabtu, 2 Juli 2022

Wamenag Minta Jangan Mudah Percaya Konten Provokatif

Andri B.Soleh
- Senin, 16 Mei 2022 | 19:00 WIB
Wamenag Zainut Tauhid Sa'adi (Kemenag)
Wamenag Zainut Tauhid Sa'adi (Kemenag)

NOLMETER.COM - Wakil Menteri Agama (Wamenag) Zainut Tauhid Sa'adi mengajak masyarakat untuk tidak cepat percaya terhadap berbagai konten provokatif serta mengandung kebencian yang beredar masif di media sosial

"Jangan cepat percaya pada berita, baik berita yang berupa foto, video atau pun konten narasi yang mengandung unsur provokatif, ujaran kebencian, adu domba, dan fitnah," pesan Wamenag, Minggu (15/5). 

Pesan ini disampaikan Wamenag menanggapi marak beredarnya konten provokatif beberapa hari belakangan. Di antaranya, beredarnya video gerakan shalat jenazah yang  dialamatkan kepada Wakil Presiden Bapak KH. Ma'ruf Amin dengan gerakan ruku' dan sujud. Juga foto Menteri Agama Yaqut merangkul Ragil Mahardika yang viral di media sosial akhir-akhir ini. 

Baca Juga: Kemenag : Narasi Menag Minta Dana Haji untuk IKN Itu Hoaks dan Fitnah

"Kita harus bijak dan cerdas dalam menyaring setiap informasi. Kita harus saring sebelum sharing, agar kita tidak menjadi bagian dari orang yang menyebarkan fitnah dan kebencian," imbuhnya. 

Dua konten tersebut cukup  viral dan mendapat reaksi negatif dari banyak warga net. Padahal, lanjut Zainut, video dan foto tersebut setelah melalui pengamatan para ahli hasilnya dinyatakan palsu dan merupakan hasil rekayasa editan. 

"Jadi baik video Wapres shalat jenazah dan foto Menag Yaqut merangkul Ragil Mahardika adalah bentuk fitnah yang keji," ungkap Wamenag. 

Ia menduga, kelompok yang sengaja memviralkan berita bohong, hoak dan informasi palsu melalui media sosial baik berupa meme, fitur, rekayasa  foto dan video memiliki tujuan jahat yakni untuk memberikan citra buruk kepada para tokoh agama dan pejabat negara agar masyarakat tidak percaya kepada Pemerintah. 

Baca Juga: Doa Untuk Menghindari Fitnah Yang Kejamnya Lebih Dari Pembunuhan

"Bahkan lebih jauh dari itu, untuk membuat keresahan, kepanikan, kebencian, fitnah, adu domba dan  perpecahan diantara sesama anak bangsa," tuturnya.

Halaman:

Editor: Andri B.Soleh

Sumber: Kemenag

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kabar Duka, MenPan - RB Tjahjo Kumolo Berpulang

Jumat, 1 Juli 2022 | 12:21 WIB
X