Deretan Stigma Buruk yang Menimpa Orang Yahudi, Cek Faktanya!

- Senin, 26 Desember 2022 | 19:59 WIB
Ezra Abraham sedang mengklarifikasi stigma buruk yang dilekatkan pada orang Yahudi di masyarakat.  (FB Ezra Abraham)
Ezra Abraham sedang mengklarifikasi stigma buruk yang dilekatkan pada orang Yahudi di masyarakat. (FB Ezra Abraham)

 

Nolmeter.com - Orang Yahudi banyak menerima stigma buruk dari masyarakat. Setidaknya itulah yang terjadi di Indonesia di mana negara orang Yahudi masih menjadi minoritas. 

Stigma-stigma seputar orang Yahudi tersebut di antaranya pintar, pelit, kejam, rentenir, kaya keras kepala, sombong, banyak bacot, suka bertanya dan lain-lain.

Bahkan jika seseorang berkelakuan negatif di masyarakat, ia akan dengan mudah diasosiaikan sebagai orang Yahudi. Orang-orang menggunakan frasa 'orang Yahudi' sebagai umpatan. 

Baca Juga: Makanan Haram Bagi Orang Yahudi Selain Babi, Apa Saja?

Dilansir dari podcast Habib Ja'far yang bertajuk Berbeda tapi Bersama di kanal Noice, seorang penganut Yahudi, Ezra Abraham memberikan klarifikasi mengenai beberapa stigma di atas. 

"Kenapa orang Yahudi pintar-pintar, karena keadaan. Selama ratusan tahun orang yahudi mengalami diskriminasi, maka hanya dengan cara belajar dan menjadi pintar orang akan diakui," jelas Ezra. 

"Bukan karena gen Yahudi seseorang itu jadi pintar, tapi karena keadaan. Kalau nggak pernah sekolah juga nggak mungkin tiba-tiba jadi pintar," lanjutnya. 

Baca Juga: Tak Hanya Babi, Sederet Makanan Ini Haram Dimakan Buat Orang Yahudi

Tetapi ketika ditanya mengenai benerakah sifat orang Yahudi pelit, Ezra langsung mengiyakan. "Ya, karena kita berhati-hati dalam memberikan uang kepada orang." 

"Dalam Yahudi juga ada konsep sedekah. Jadi orang yang memberi seseorang uang, juga bertanggung jawab uang ini nanti akan digunakan untuk apa. Jadi memang pilih-pilih." 

Masih menurut klarifikasi Ezra, orang Yahudi memang kebanyakan menjadi rentenir. Hal ini dikarenakan dahulu orang Yahudi Eropa dilarang untuk memiliki aset tetapi diperbolehkan bekerja sebagai rentenir. 

Baca Juga: Kontroversi Menjadi Yahudi di Indonesia, Tuai Pro Kontra?

"Maka tak heran jika orang Yahudi banyak yang kaya, dan mereka sangat teliti dalam urusan uang. Banyak orang Yahudi diangkat jadi bendahara karena ketelitiannya," ujar Ezra lagi. 

Halaman:

Editor: Linggar Rimbawati

Sumber: Noice Berbeda tapi Bersama

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kumpulan Ide Caption Menyambut Bulan Ramadhan

Selasa, 14 Maret 2023 | 15:45 WIB
X