• Senin, 15 Agustus 2022

Bima Arya dan Yane Ardian Beri Motivasi Peserta Jambore Genre 2022

Andri B.Soleh
- Rabu, 29 Juni 2022 | 15:00 WIB
Bunda Genre Kota Bogor, Yane Ardian memberikan pemahaman tentang pertumbuhan otak remaja (Pemkot Bogor)
Bunda Genre Kota Bogor, Yane Ardian memberikan pemahaman tentang pertumbuhan otak remaja (Pemkot Bogor)

NOLMETER.COM - Wali Kota Bogor, Bima Arya bersama Bunda Genre Kota Bogor, Yane Ardian memberikan motivasi kepada para peserta Jambore Ajang Kreativitas Remaja dan Grand Final Duta Generasi Berencana (Genre) Kota Bogor 2022 di Balai Besar Biogen Kota Bogor.

Kepada para peserta Bima Arya menyampaikan bahwa hidup didunia ini sejatinya adalah untuk menjawab satu pertanyaan, yaitu apa yang diinginkan setiap orang. Manusia yang beruntung adalah manusia yang yakin dan bisa menjawab apa yang dicari dan diinginkan di dunia, karena setiap detik dalam hidupnya diikhtiarkan untuk mencapainya.

Bima Arya mengkategorikan anak muda dalam tiga kategori, yaitu yang asyik dengan dirinya, yang galau dengan dirinya dan yang paling top adalah yang sudah selesai dengan dirinya. 

"Jangan salah, jangan telat dan jangan galau untuk menetapkan tujuan hidup dan apa yang dicari. Kalian harus terus berpikir dan terus belajar, seiring berjalannya waktu kalian akan sampai pada kesimpulan ketika banyak memberi, maka Anda bahagia. Dengan memberi kita akan mendapatkan satu energi positif yang kita sebar. Sesuatu yang berarti itu akan abadi," katanya.

Baca Juga: Bima Arya Ajak Santri Ini Jadi Wali Kota Sehari

Dengan memberi dan berbagi akan menjadikan seseorang lebih berarti dimata orang lain yang nilainya lebih dari sekedar materi atau posisi, karena sebaik-baiknya manusia adalah yang bermanfaat bagi orang lain dan mendapatkan ganjaran duniawi dan ukhrawi.

Sementara, Bunda Genre Kota Bogor, Yane Ardian mengatakan, remaja yang diberi kesempatan mengikuti Jambore Genre Kota Bogor adalah remaja yang beruntung dan luar biasa dibandingkan remaja lain.

Dirinya juga menyebutkan, masa remaja adalah masa yang paling sulit karena mengalami perubahan fisik perilaku dan sikap yang berlangsung cepat. Pada kesempatan itu, Yane menyampaikan materi yang mengajak para peserta untuk memahami diri pribadi selagi remaja.

"Masa remaja diawali masa pra remaja, sekitar usia 12 hingga 14 tahun atau usia SMP. Dimana pada fase ini, komunikasi yang paling susah antara anak dan orang tua. Di usia ini ego yang dimiliki sangat kuat. Selanjutnya remaja awal, antara usia 14 sampai 17 tahun, masa dimana sering bertengkar antara anak dengan orang tua. Dan fase remaja akhir rentang 17 sampai 21 tahun, yang cenderung idealis, memiliki cita-cita dan mencoba menunjukkan kepada orang lain sebagai sosok yang berguna," sebut Yane.

Saat remaja bagian otak yang berfungsi dalam pengambilan keputusan berkembang sangat sempurna atau disebut Lobus Frontal (otak bagian depan) dan mencapai kematangan di usia 25 tahun.

Halaman:

Editor: Andri B.Soleh

Sumber: Pemkot Bogor

Tags

Artikel Terkait

Terkini

89.724 Jemaah Haji Sudah Tiba di Tanah Air

Sabtu, 13 Agustus 2022 | 11:30 WIB

Hujan Akan Mengguyur Semua Wilayah Jakarta Hari Ini

Sabtu, 13 Agustus 2022 | 06:20 WIB
X