• Kamis, 1 Desember 2022

Mengulik Istana Wong Sintinx, tempat Praktik Ki Joko Bodo Sebelum Hijrah: Ada Lorong Waktu!

- Rabu, 23 November 2022 | 21:16 WIB
Istana Wong Sintix, kediaman Ki Joko Bodo yang nyentrik (Islampos)
Istana Wong Sintix, kediaman Ki Joko Bodo yang nyentrik (Islampos)

NOLMETER.COM - Melansir haluan.com, Meski telah meninggal dunia, kehidupan paranormal Ki Joko Bodo masih menarik untuk dibahas. Salah satu hal yang manrik untuk dibicarakan adalah Istana wong Sintinx, kediaman pria dengan nama asli Agus Yulianto. Rumah yang dijadikan tempat praktik pengobatan spiritual  saat si empunya belum berhijrah itu berlokasi di Jakarta Timur.

Istana Wong Sintinx ini didirikan pada 1995 dengan menggunakan bahan dari lama. Batunya didatangkan langsung dari Gunung Merapi. Terdapat dua candi yang mengapit rumah ini, yakni Candi Meru dan Candi Qubra. Candi Meru berukuran 20x20 meter dengan tinggi 22 meter. Ia tampak mencolok di jika dilihat dari ketinggian. Candi Qubra berwarna merah dan berada tak jauh dari candi yang pertama.

Baca Juga: Sosok Aditya Prasasti, Putri Ki Joko Bodo yang Ingin Menjadi Jurnalis

Selain kedua candi itu, di dalam rumah Ki Joko Bodo, terdapat gua yang diberi nama Lorong Waktu. Gua itu digunakannya sebagai tempat bermeditasi dan ruang perjalanan waktu. Untuk mencapai gua itu seseorang harus melewati banyak anak tangga dan suasana di dalamnya gelap.

Penamaan Istana Wong Sintinx sendiri diambil dengan alasan banyaknya orang ‘sinting’ yang datang ke tempat ini untuk meminta pertolongan. Pertolongan yang dimaksud adalah pengobatan, dan dibuka auranya. Orang-orang tersebut datang dari beragam profesi dan lapisan masyarakat. Dari kalangan artis, pejabat, pengusaha dan politisi.

Setelah pemiliknya memutuskan hijrah dan tidak membuka praktik spiritual lagi, istana ini tampak tidak terawat. Beberapa bagian pada bangunan ini menjadi sarang wallet, dan kolam renag yang berlumut. Namun beberapa sumber mengatakan bahwa setelah berhijrah, Ki joko Bodo telah mengubah rumahnya menjadi masjid bernama Al-Umar.

Ki Joko Bodo wafat dengan meninggalkan tiga orang istri dan sepuluh anak. Salah satu istrinya bernama Ni Kadek Leli Mariati. Wanita ini masih tergolong muda dan mempunyai usaha salon kecantikan. Ia sempat menghebohkan jagad public dengan melaporkan suaminya atas dugaan KDRT. Namun Ki joko Bodo tidak jadi ditahan lantaran istrinya mencabut laporan.

Salah satu anak Ki Joko Bodo bernama Adya Prasasti. Dialah yang menjadi ‘juru bicara’ keluarga yang mengklarifikasi kematian ayahnya. Adya masih tercatat sebagai mahasiswa di jurusan Jurnalistik Universitas Indonesia. Berbeda dengan dunia sang ayah, Sasti bercita-cita ingin menjadi jurnalis.

 

Halaman:

Editor: Linggar Rimbawati

Sumber: Haluan.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Berita Duka: Ayah Ben Kasyafani Meninggal Dunia

Rabu, 30 November 2022 | 20:16 WIB

Viral! Pinkan Mambo Suruh Billar dan Lesti Cerai

Rabu, 30 November 2022 | 14:28 WIB

Pindah ke Rumah Baru, Jessica Iskandar Potong Tumpeng

Rabu, 30 November 2022 | 11:36 WIB
X